Screenshot 2 min

5 Peranan Koperasi Simpan Pinjam Bagi Masyarakat

apa itu koperasi simpan pinjam?

Koperasi simpan pinjam pertama kali pada tahun 1844 di negara Inggris Pada saat itu kegiatan yang dilakukan oleh koperasi adalah mengadakan pembelian dan penjualan barang, dimana keuntungan yang didapat akan disimpan dan dibagikan negara Jerman, orang yang pertama kali melakukan ini adalah Friederich W. Raiffeisen. Di Kanada koperasi simpan pinjam baru mulai dikenal pada tahun 1901 dan akhirnya mulai dikenal oleh masyarakat Amerika pada tahun 1908.

Koperasi simpan pinjam atau sering juga disebut dengan istilah koperasi kredit merupakan sebuah lembaga keuangan selain bank yang dikelola dan dijalankan untuk memberikan bantuan kredit dan memberikan bantuan kredit rendah seiring perkembangan kebutuhan yang ada di masyarakat, koperasi turut andil memberikan bantuan untuk kebutuhan usaha kecil dan menarik dana dari masyarakat umum.

Pada dasarnya antara bank dan koperasi memiliki beberapa fungsi yang sama, yaitu seperti memberikan bantuan permodalan dan menarik dana dari masyarakat berupa tabungan atau deposito, pajak rendah, dan layanan yang lebih baik.

  • Peran koperasi simpan pinjam

Pelayanan bank ada beberapa yang tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan terkadang tidak ramah dalam urusan permodalan usaha. Hadirnya simpan pinjam memberikan kelebihan yang akan mempermudah dan meringankan kebutuhan

Berikut adalah peranan koperasi simpan pinjam dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang tidak bisa didapat jika dibanding dengan lembaga keuangan lainnya.

1. Memberikan permodalan usaha

Bank dan koperasi sama-sama memberikan pelayanan permodalan untuk kegiatan usaha Perbedaan bank dan koperasi dalam hal permodalan adalah kemudahan dalam mendapatkan modal tersebut.

Dalam memberikan modal, bank juga melihat faktor besar usaha kecilnya yang dijalankan, apakah nantinya layak untuk mendapat kredit atau tidak, bank memiliki banyak kriteria yang harus dipenuhi. tidak melihat semua kriteria tersebut, bahkan untuk pengusaha kecil atau mencoba masih baru (mikro), koperasi akan tetap memberikan kemudahan dalam permodalan.

2. Meningkatkan kesejahteraan sosial

Salah satu fungsi koperasi adalah mengalirkan dana kredit ke anggota dan masyarakat. Dimana dana ini dapat digunakan untuk kegiatan usaha yang produktif, seperti untuk membuka usaha atau meningkatkan pendapatan masyarakat. Sehingga pada akhirnya akan tercapai semua keinginan bersama dalam mewujudkannya kesejahteraan sosial yang merata dan menurunkan angka kemiskinan di masyarakat.

Semakin produktif kegiatan koperasi maka akan memberikan kesejahteraan lebih untuk para anggota koperasi, yaitu dengan adanya pembagian sisa hasil usaha (SHU) di setiap akhir tahun masyarakat.

3. Menghalangi adanya praktik rentenir

Kebutuhan akan memperluas kegiatan usaha, maka akan mendorong para pengusaha untuk mencari tambahan modal usaha dengan secepat-cepatnya. Solusi yang tepat adalah dengan mengajukan penawaran ke koperasi, selain itu prosesnya cepat bahkan bisa tanpa syarat. Kelebihan lainnya adalah bunga yang ditawarkan jauh lebih kecil dari Bank, sehingga akan lebih memberikan

Dengan adanya koperasi di tengah-tengah masyarakat akan memberikan solusi keuangan yang mudah.Namun faktanya hingga sekarang bahwa banyak praktik rentenir masih di masyarakat.masalah ketika masyarakat belum cepat meminjam ke rentenir, rentenir umumnya digunakan bunga yang sangat tinggi, sehingga praktik ini lebih banyak kerugiannya dibandingkan manfaatnya Mengenalkan koperasi kepada masyarakat dan apa saja yang layan manusiawi, sehingga praktik rentenir tidak berlaku lagi di masyarakat.

4. Mempercepat pertumbuhan ekonomi

Negara-negara ASEAN saat ini telah membuka pasar bebas atau yang lebih dikenal dengan sebutan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).Dengan berlakunya MEA, maka hal ini merupakan media yang strategis bagi Indonesia untuk menyambut pertumbuhan ekonomi adalah menawarkan produk-produk yang berkualitas dan kreatif dari industri UKM-UKM nasional Pemerintah harus mendorong terciptanya UKM-UKM baru baik itu dalam skala kecil, menengah, hingga atas, semua harus ikut

koperasi merupakan langkah yang tepat dalam mendukung tumbuhnya sektor-sektor UKM, terutama untuk skala kecil dan menegah.Dengan adanya persyaratan untuk menghasilkan produk-produk baru dan berkualitas memberikan bantuan kepada UKM-UKM yaitu dalam kerangka permodalan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional .

5. Solusi penyimpanan uang selain bank

Jika selama ini kita hanya mengetahui bahwa bank adalah satu-satunya lembaga yang berfungsi menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan atau deposito, ternyata masih ada lembaga lain yang memiliki peran yang sama dengan bank, yaitu koperasi lebih menarik dari Bank, namun jika mengetahui kelebihan koperasi dibanding bank, pasti kita akan berpikir dua kali untuk tidak menolak apa yang ditawarkan oleh koperasi.

 

2 kelebihan koperasi yang tidak pernah didapatkan di bank yaitu, yang pertama adalah bunga deposito di koperasi lebih tinggi dari bank, kemudian yang kedua adalah besarnya pajak bunga simpanan di koperasi jauh lebih kecil dibandingkan bank. dan ini menjadi solusi yang menarik untuk investasi.

 

  • Jenis Simpanan Koperasi Simpan Pinjam

Jenis simpanan koperasi simpan pinjam dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu.

  1. Simpanan pokok, Merupakan sejumlah uang yang didapatkan dari anggota ketika pertama kali masuk dalam koperasi.
  1. Simpanan wajib, Merupakan sejumlah uang yang dihimpun dari anggota yang sifatnya wajib dan rutin dibayar dalam waktu tertentu. Dana ini dapat diambil dalam kurun waktu yang cukup lama dan biasanya dana ini digunakan untuk jaminan hari tua.
  1. Tabungan koperasi, Sejumlah uang yang disetorkan secara berangsur-angsur dan penarikan dananya hanya diperbolehkan khusus untuk anggota yang bersangkutan atau keluarga dengan syarat memiliki buku tabungan yang sah.
  1. Simpanan berjangka koperasi, Dana yang disetorkan sebanyak satu kali dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan yang berlaku.
  • Sumber Modal yang Dimiliki Koperasi Simpan Pinjam

Sumber permodalan koperasi bisa didapat dari 2 jenis modal, yaitu:

  1. Modal sendiri,Merupakan modal yang dihimpun dari sluruh anggota koperasi, bentuknya sendiri berupa simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, dan hibah.
  2. Modal pinjaman,Modal ini bisa didapat dari bank, koperasi lainnya, dan surat utang.
  • Bidang usaha koperasi

Koperasi simpan pinjam memiliki beberapa bidang usaha yang diprogramkan, antara lain.

  • Mengumpulkan dana tabungan dari seluruh anggota.
  • Mendorong agar masyarakat semakin teredukasi untuk menabung di koperasi.
  • Memberikan kredit pinjaman modal untuk tambahan modal usaha dalam rangka perluasan usaha.
  • Memberikan pelayanan kredit untuk pembelian dan penjualan barang.

Ada beberapa fakta dari pelayan yang diberikan oleh kegiatan usaha dan ekonomi. Ketika kegiatan usaha ingin lebih berkembang dan perluasan pasar, maka kebutuhan akan sangat penting sekali. ramah pengusaha, terutama pengusaha kecil dan pemula. ini masih terjadi, sehingga bagi pengusaha kecil harus memiliki solusi sumber keuangan lain yang lebih bisa

Munculnya koperasi simpan pinjam memberikan jawaban atas kesulitan yang dialami oleh pengusaha kecil dan menengah Koperasi simpan pinjam menawarkan banyak kemudahan yang tidak didapatkan dari layanan perbankan pada umumnya rendah, bunga deposito lebih tinggi, dan pajak lebih ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *